18 Desember 2017

Cara Mancing Ikan Toman dan Gabus Hasil Memuaskan

Sampai sekarang banyak rekan-rekan yang menanyakan cara mancing ikan toman dan gabus. Hal tersebut wajar ditanyakan, mengingat kedua jenis ikan itu cukup sulit dipancing, karena memang karakternya yang cukup berbeda di banding ikan jenis lain pada umumnya.

Advertisements

Jika Anda ingin merasakan kemudahan untuk mendapatkan kedua ikan itu, maka sekarang ketahui dahulu karakter basiknya.

Toman dan gabus itu ikan yang tak suka dengan air bersuhu hangat atau air yang terkena sinar matahari. Sehingga mereka pasti akan lebih suka bersarang di bawah semak-semak ataupun di bawah pohon.

Hal tersebutlah yang pada akhirnya mengakibatkan Anda sulit untuk memancing. Untuk itulah Anda perlu teknik tertentu agar memancingnya bisa sukses.

Cara Mancing Ikan Toman dan Gabus Hasil Memuaskan

Teknik Mancing Terbaik Untuk Ikan Toman dan Gabus

Teknik pertama, perlu diperhatikan dahulu apa umpan yang nantinya akan diberikan. Untuk ikan toman serta gabus pasti akan lebih suka jika melihat daging yang berukuran cukup besar.

Apabila Anda memberinya umpan dengan ikan-ikan berukuran kecil, pasti kedua ikan tersebut tidak mungkin merasa tertarik. Nah untuk umpannya sendiri, Anda mungkin bisa memilih ikan keli, kemudian dada ayam yang sudah dipotong-potong.

advertisements

Setelah mempersiapkan umpannya, maka Anda pun tinggal mengaitkannya dengan benar. Untuk umpan yang tidak hidup, sebaiknya Anda mengaitkannya bersama belut.

Sehingga nanti umpan akan terlihat bergerak. Pasalnya ikan toman maupun gabus tidak begitu tertarik dengan mangsa yang sudah mati.

Cara mancing ikan toman dan gabus yang kedua, Anda harus bisa memutuskan apakah akan memancing ketika pagi hari, siang hari, sore hari atau malam hari. Kami sudah katakan, ikan toman maupun gabus itu benar-benar membenci air bersuhu panas, apalagi jika air tersebut ditembus oleh sinar matahari.

Sehingga mereka akan cari tempat yang teduh untuk dijadikan sarangnya. Nah jika Anda memancing pagi hari atau bahkan siang hari, menurut kami itu keputusan yang tak tepat. Pasalnya Anda akan kesulitan sendiri untuk mencari spotnya.

Anda harus duduk di bawah pohon tertentu, dan itu akan menyulitkan. Namun jika sudah sore hari dan menjelang malam hari, untuk mendapatkan ikan toman dan gabus bisa lebih mudah. Pasalnya suhu air sudah mulai dingin dan tidak panas. Sehingga ikan-ikan itu pun akan berkeliaran.

Gunakan teknik popping atau casting. Teknik ini terpaksa harus Anda gunakan jika memang ingin memancing di siang hari, yang suhu airnya masih panas.

Anda harus rela untuk bersabar menunggu di bawah pohon sampai umpannya disambar oleh toman dan gabus. Nah untuk siang hari, mungkin akan lebih tepatnya jika Anda cari kodok sebagai umpan.

Sehingga nantinya umpan akan terlihat alami dan kedua ikan itu pun semakin cepat untuk menyambar pancingan Anda. Selain itu cara mancing ikan toman dan gabus yang lainnya lagi, Anda perlu perhatikan senar yang digunakan.

Pastikan bahwa senar yang digunakan itu dapat menahan beban sampai 20kg. Sehingga ketika toman ataupun gabus memakan umpan Anda, senar tidak mudah putus.

advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


error: RAJAUMPAN.COM